[Cetak]
 31 Mei 2012 00:00:00
Menteri ESDM Sosialisaikan Penghematan Energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik membuka acara Sosialisasi Penghematan BBM, Listrik, Manajemen Energi, dan Air Tanah di kantor Kementerian ESDM, Rabu (30/5). Sosialisasi ini dihadiri para Pejabat di lingkungan Kementerian ESDM, Sekretaris Jenderal dan Sekretaris Menteri Kementerian dan Lembaga Negara serta Kepala Pemerintahan non Kementerian, serta Sekretaris perusahaan BUMN dan BUMD. Hadir dalam sosialisasi tersebut, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Ir Jarman, Msc memberikan sosialisasi mengenai penghematan listrik.

Dalam sambutannya, Menteri ESDM menyampaikan bahwa latar belakang gerakan ini adalah rencana kenaikan BBM pada 1 April lalu yang tidak tercapai, sementara postur APBN sudah dibuat dengan asumsi harga BBM mengalami kenaikan. Selain melalui penghematan, Menteri menjelaskan bahwa Pemerintah terus berusaha untuk meningkatkan penerimaan melalui peningkatan pendapatan pajak, dan PNBN sektor Pertambahangan dan Migas.

Menteri ESDM juga menjelaskan bahwa ia telah menandatangai empat Peraturan Menteri (PerMen) yang terkait dengan penghematan energi. PerMen yang pertama adalah PerMen ESDM No 12 tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan Bahan bakar Minyak. Dalam peraturan ini diatur pelarangan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di kalangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD. Pada sosialisasi tersebut, menteri juga memberikan stiker pelarangan penggunaan BBM bersubsidi ke perwakilan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. PerMen selanjutnya adalah PerMen ESDM No 13 tahun 2012 tentang Penghematan Pemakaian Listrik, PerMen ESDM No 14 tahun 2012 tentang Manajemen Energi, serta PerMen ESDM No 15 Tahun 2012 tentang Penghematan Penggunaan Air Tanah.

Dalam hal penghematan listrik, Menteri menyampaikan bahwa PerMen ini memperkuat peraturan yang telah dikeluarkan di tahun 2008. Selain mulai mengatur penghematan energi di gedung-gedung pemerintah, PerMen terbaru ini juga mengatur penghematan di rumah-rumah dinas pemerintah. (PSJ)